STAI Ar Risalah Sumatera Barat Siapkan Lulusan Program Studi S1 Pariwisata Syariah Berdaya Saing Internasional
Saturday, 23 August 2025
Kategori : Berita
PADANG — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar Risalah Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Melalui Program Studi S1 Pariwisata Syariah yang baru diresmikan, STAI Ar Risalah menghadirkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) sebagai strategi utama dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri pariwisata halal tingkat internasional.
Program Studi S1 Pariwisata Syariah resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 312 Tahun 2025. Kehadirannya merupakan bagian dari komitmen Yayasan Waqaf Ar Risalah dalam membangun peradaban Islam yang berdaya saing global. Untuk menunjang akses pendidikan, kampus ini menawarkan biaya kuliah yang terjangkau, yakni Rp1.500.000 per semester, serta menyediakan asrama mahasiswa, fasilitas pendukung perkuliahan yang lengkap, beragam program beasiswa, dan peluang magang internasional melalui kerja sama dengan lembaga di Timur Tengah maupun negara lain.
Guru Besar Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Darmansyah, ST., M.Pd., yang hadir sebagai narasumber lokakarya kurikulum pada Kamis, 21 Agustus 2025, menekankan bahwa pendekatan OBE menjadi kunci agar lulusan siap menjawab tantangan global. “Kurikulum OBE menekankan capaian pembelajaran yang terukur. Artinya, setiap proses pendidikan harus bermuara pada kompetensi nyata yang relevan dengan praktik profesional,” ujarnya.
Kompetensi yang dimaksud tidak hanya berupa keterampilan teknis seperti hospitality, tour guiding, dan manajemen destinasi halal, tetapi juga mencakup soft skills berupa komunikasi, literasi digital, dan penginternalisasian nilai-nilai syariah. “Mahasiswa tidak cukup hanya paham teori. Mereka harus siap menghadapi industri pariwisata global dengan identitas syariah yang kuat,” tegas Darmansyah.
Dalam kesempatan yang sama, Mazri Tanjung, Sekretaris Eksekutif Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) DPP Sumatera Barat, menambahkan pentingnya penguatan literasi dalam tiga aspek utama: kepariwisataan, syariah, dan teknologi. “Sinergi tiga aspek ini akan menghasilkan lulusan yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga mampu berinovasi dalam industri halal yang berkembang pesat,” ujarnya.
Ketua Program Studi Pariwisata Syariah, Nenengsih, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kurikulum baru tidak akan berhenti sebatas wacana, melainkan langsung diterapkan pada tahun akademik 2025/2026. “Visi kami adalah melahirkan lulusan Pariwisata Syariah yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional tanpa kehilangan jati diri keislaman,” jelasnya.
Dengan visi keilmuan yang jelas, dukungan fasilitas yang memadai, serta jejaring kerja sama internasional, STAI Ar Risalah Sumatera Barat optimis lulusan Program Studi S1 Pariwisata Syariah akan tampil kompetitif di tingkat global, sekaligus menjadi duta nilai-nilai Islam dalam industri pariwisata dunia.
Tinggalkan Komentar